Inilah Cara Mendidik Anak dalam Islam Sesuai Umur, Seperti Ajaran Rasulullah

Inilah Cara Mendidik Anak dalam Islam Sesuai Umur - Muslim Korner


Cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur merupakan salah satu upaya untuk mendukung tumbuh kembang anak. Proses tumbuh kembang anak adalah penentu dari karakter yang akan dimilikinya kelak saat sudah dewasa.

Maka sebagai orang tua, kita seharusnya tau akan cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur. Sebab, apabila orang tua menerapkan pola pengasuhan yang tidak tepat terhadap anak, hal tersebut akan menghambat proses tumbuh kembang anak, hingga dapat merusak mentalnya.

Tumbuh kembang yang baik pada anak, akan menjadi penentu terhadap perilaku dan kepribadian sang anak seiring bertambahnya usia.

Cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur, bisa diperoleh dari banyak sumber dan metode, seperti kelas parenting, psikolog, internet, buku, hingga dokter anak. Tentunya hal ini sangat baik bagi para orang tua, terlebih lagi jika digunakan sebagai modal utama untuk mencapai ke-idealan.

Sebagai salah satu penunjang untuk mengatasi kekhawatiran orang tua ketika mengurus anak, artikel ini akan membahas perihal cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur. Untuk itu, simak materi ini hingga akhir.

Cara Mendidik Anak dalam Islam Sesuai Umur

Berikut ini adalah cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur, sebagaimana yang telah Rasulullah SAW ajarkan terhadap umatnya.

1. Umur 0-7 Tahun

Ketika anak berusia 0 sampai 7 tahun, biasanya mereka akan sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya. Maka dari itu, orang tua bisa mulai mendidik anak dengan penuh kelembutan serta cinta kasih. 

Perdengarkan bacaan Al-Qur’an kepada anak, bahkan saat ia masih berada dalam kandungan. Kenalkan konsep tauhid sedini mungkin, supaya anak tahu akan Tuhannya. Bertutur kata dan bertingkah laku dengan baik terhadap anak, agar ia dapat mempraktikkan hal yang sama. Sebab saat usia dini, anak akan mudah mencontoh perilaku yang dilakukan orang-orang disekitarnya.

Perlakukan anak dengan penuh kelembutan, dan terapkan pula ketegasan atas apa yang anak lakukan. Hal ini untuk mengimbangi kelembutan, agar anak tidak terlalut untuk menjadi manja. 

Hadits diriwayatkan Usamah ibn Zaid RA menunjukkan kepribadian Nabi Muhammad SAW yang sangat menyayangi anak-anak, sehingga patut untuk dipraktikkan para orang tua. 

Artinya: “Rasulullah SAW dulu meletakkan saya di (salah satu) pahanya dan meletakkan Al-Hasan ibn  ĽAli di pahanya yang lain, lalu memeluk kami dan berkata, “Ya Allah! Tolong kasihanilah mereka, karena saya berbelas kasihan kepada mereka. " (HR Al-Bukhari).

2. Umur 7-14 Tahun

Cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur, yakni antara 7 hingga 14 tahun ialah dengan mengajarkan akidah serta kewajiban yang harus dipenuhinya. 

Berilah pengajaran agama Islam seperti shalat wajib, membaca Al-Qur’an, serta minimal buatlah mereka hafal akan do’a sehari-hari. Sebab, pada masa ini anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga orang tua harus memberi pemahaman akan syariat Islam, agar anak rasa ingin tahunya dapat terpenuhi dengan baik dengan tidak melakukan hal-hal yang keliru.

Beri konsekuensi atas pelanggaran yang anak buat, sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui dalam aturan keluarga.

Perintah untuk mengajarkan anak untuk shalat juga telah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya,

Artinya: “Perintahkanlah anak kalian untuk shalat ketika mereka mencapai umur tujuh tahun, pukullah mereka karena (meninggalkan) shalat setelah mencapai sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud).

3. Umur 14-21 Tahun

Rentang usia 14 sampai 21 tahun merupakan titik terpenting dalam kehidupan seorang anak. Karena, anak sudah memiliki pandangan dan keinginan tersendiri. Sehingga, orang tua harus bisa menyesuaikan diri dengan anak, baiknya menganggap anak sebagai sahabat agar ia bisa lebih terbuka untuk bercerita.

Fase ini adalah waktu dimana anak tengah mencari jati diri, sehingga butuh pendampingan dari orang tua, supaya tetap berada dalam jalan kebenaran.

Ketika anak berbuat salah, tindakan yang harus dilakukan ialah dengan mengarahkan anak dan memberi nasihat tanpa harus menghakimi. Hibahkan dukungan dan apresiasi tanpa syarat terhadap setiap keputusan yang anak buat dalam hidupnya. Dengan begitu, anak akan merasa lebih dihargai.

Berikan pengajaran dan nasihat terbaik kepada anak, bahkan hingga usianya diatas 21 tahun. Jadilah pendengar yang baik tanpa harus menggurui, agar anak tidak kehilangan haknya.

Nabi Muhammad SAW bersabda, 

Artinya: "Sungguh, tiada pemberian dari seorang ayah kepada anaknya yang lebih utama dari pada adab yang baik." (HR Tirmidzi).

Demikianlah pemaparan mengenai cara mendidik anak dalam Islam sesuai umur. Semoga bermanfaat, dan ikuti terus artikel menarik lainnya hanya di Muslim Korner. []


Posting Komentar